Kumpulan Hasil

Highlights

MODEL INTEGRASI ANTARA PENDIDIKAN KEJURUAN DAN PELATIHAN DENGAN INDUSTRI

Februari 19, 2017

Menindaklanjuti permintaan Presiden pada sidang cabinetterbatas pada tanggal 25 April 2016 bahwa sektor swasta dapat didorong untuk mengadakan atau membuat lembaga pelatihan, Bappenas, bekerja sama dengan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) dengan dukungan Pemerintah Australia melalui KOMPAK, mengembangkan model integrasi antara pendidikan kejuruan dan pelatihan di industri swasta. Pemangku kepentingan yang terlibat dalam pengembangan model iniantara lain Kementerian Ketenagakerjaan yang menaungi Balai Latihan Kerja (BLK), Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yang menaungi sekolah kejuruan (SMK), Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi yang membawahi Politeknik/Sekolah Tinggi dan Akademi Masyarakat, serta Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) dan perusahaan milik swasta.

Sistem Pendidikan dan Pelatihan Kejuruan Teknik Nasional (Technical Vocational Education and Training – TVET) yang ingin dikembangan merujuk pada sistem di Jerman dan Australia yang memiliki tiga pilar: standar kompetensi, program pelatihan berbasis kompetensi dan sertifikasi kompetensi. Standar kompetensi dikembangkan oleh bisnis atau industri; program pelatihan berbasis kompetensi dikembangkan oleh lembaga pelatihan; dan sertifikasi kompetensi diselenggarakan oleh lembaga sertifikasi profesi (LSP).

Bappenas dan KOMPAK telah melakukan serangkaian penilaian selama bulan Desember 2016 dengan metode diskusi kelompok fokus (FGD), wawancara mendalam, dan analisis data sekunder untuk menilai kesiapan proyek rintisan ini dari segi ketersediaan industri, lembaga pelatihan dan komitmen pejabat pemerintah daerah dan SKPD. Kegiatan ini akan diikuti oleh pemetaan potensi lokal di Bojonegoro (Jawa Timur), Karawang (Jawa Barat), Medan/Simalungun (Sumatera Utara), Solo (Jawa Tengah), Makassar (Sulawesi Selatan), dan Denpasar (Bali). Selanjutnya, pemilihan lokasi akan didasarkan pada beberapa kriteria seperti komitmen pemerintah daerah, potensi industri di daerah tersebut, keberadaan lembaga pelatihan potensial, dan dukungan dan kondisi infrastruktur.

RELATED ARTICLES

Video Infographic: Cross Sector Harmonization on Basic Services in Sub-Districts.

Januari 25, 2017

The Government of Indonesia is continuing to reduce poverty through improvements in the access to…

SELENGKAPNYA
Berita KOMPAK : Newsletter Edisi 1 – September 2016

Berita KOMPAK : Newsletter Edisi 1 – September 2016

September 07, 2016

BERITA KOMPAK adalah newsletter triwulanan yang menyajikan berita terkini dari KOMPAK. Tersedia dalam Bahasa Inggris…

SELENGKAPNYA
Pemerintah Kecamatan dan Penyedia Layanan Dasar Mencari Solusi untuk Tantangan Pemberian Layanan

Pemerintah Kecamatan dan Penyedia Layanan Dasar Mencari Solusi untuk Tantangan Pemberian Layanan

Juni 16, 2016

Dalam mencari solusi untuk masalah-masalah yang dihadapi oleh penyedia jasa layanan di Indonesia, KOMPAK bersama…

SELENGKAPNYA