Kumpulan Hasil

Highlights

KEMENDESA PDTT DAN DUTA BESAR AUSTRALIA UNTUK INDONESIA MELUNCURKAN APLIKASI TELEPON PINTAR UNTUK PEMBANGUNAN DESA

Februari 01, 2017

Jakarta, 18 Januari 2017 – Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendesa PDTT), Eko Putro Sandjojo, dan Duta Besar Australia untuk Indonesia, Paul Grigson, bersama meluncurkan aplikasi telepon pintar, Ruang Desa sebagai wadah komunikasi antara aparat desa dan fasilitator desa.

Dengan adanya aplikasi Ruang Desa ini, sekitar 21.000 fasilitator di tingkat kabupaten, kecamatan dan desa yang sudah di rekrut Kemendesa PDTT dapat dimudahkan komunikasinya untuk membimbing para aparat desa dan fasilitator lokal yang baru direkrut untuk menjawab pertanyaan dan memberikan petunjuk dalam melakukan pekerjaan sehari-hari.

Menteri Eko menyatakan bahwa teknologi merupakan instrumen kunci yang dapat mendukung pembangunan desa. “Melalui aplikasi mobile ini, para fasilitator dan aparat desa tidak hanya akan mendapatkan akses cepat terhadap informasi yang relevan yang mereka butuhkan, namun juga dibekali dengan sarana yang diperlukan untuk melaksanakan tugas mereka,” ujarnya pada acara launching Ruang Desa di Jakarta, Rabu (18/1).

Ia menambahkan dengan adanya Ruang Desa ini diharapkan akan membantu para fasilitator menjadi lebih efisien dan efektif dalam memberikan dukungan ke desa-desa.  Utamanya, hal ini akan menyediakan data real-time bagi kementerian. Data ini dibutuhkan untuk menyelesaikan permasalahan yang mendesak di desa dan menentukan lokasi mana saja yang mengalami permasalahan tersebut.

Di samping itu, Pemerintah Australia mendukung Kemendesa PDTT untuk peluncuran aplikasi ruang desa melalui bantuan teknis dari KOMPAK (Kolaborasi Masyarakat dan Pelayanan untuk Kesejahteraan).

Duta Besar Australia, Paul Grigson mengatakan, “Australia adalah Negara yang melek teknologi. Kami memahami potensi dari aplikasi mobile dan daring – seperti Ruang Desa – dapat menjadi solusi hemat biaya untuk tantangan komunikasi di Indonesia. Kami senang dapat bekerjasama dengan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, serta Ruang Desa, dan menantikan untuk dapat melihat dampaknya melalui layanan pemerintah daerah yang lebih baik di perdesaan dan daerah terpencil.”

Lebih lanjut, Ruang Guru akan mendukung akselerasi akses informasi untuk aparat dan fasilitator desa. Sebagai informasi, aplikasi ini bekerja melalui SMS dan fungsi panggilan telepon bebas pulsa serta memberikan akses kepada sumberdaya untuk pembelajaran termasuk video tutorial, Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ), rujukan pada peraturan yang relevan dan buku panduan cerdas. Dashboard yang terhubung kepada Ruang Desa, memungkinkan Kementerian untuk memantau dan menganalisa permasalahan di tingkat lokal untuk kemudian didiskusikan melalui aplikasi ini dan mengidentifikasi lokasi yang memerlukan dukungan lebih lanjut dalam melaksanakan Undang-Undang Desa. Melalui sebuah fitur ‘push notification’,  Kementerian juga dapat memberikan petunjuk dan pemutakhiran peraturan serta informasi secara langsung kepada para fasilitator dan pemerintah desa.

Aplikasi tersebut bekerja melalui SMS dan telepon gratis serta menyediakan akses materi pembelajaran seperti video tutorial, Tanya Jawab (FAQ), peraturan terkait dan buku panduan praktis. Dashboard terpusat yang terhubung ke Ruang Desa, memungkinkan kementerian untuk mengawasi dan menganalisa permasalahan di tingkat local yang didiskusikan di aplikasi tersebut, untuk kemudian mengidentifikasi lokasi dan permasalahan terkait pelaksanaan UU Desa yang membutuhkan dukungan lebih jauh. Dengan fitur push notification, kementerian dapat memberikan arahan dan kabar tebaru langsung kepada fasilitator dan pemerintah desa.

RELATED ARTICLES
Dari Desa Sidorejo untuk Indonesia yang Inklusif

Dari Desa Sidorejo untuk Indonesia yang Inklusif

September 14, 2016

Sebagai tuan rumah dari Temu Inklusi 2016, Desa Sidorejo di Lendah, Kulonprogo- Yogyakarta sedang menorehkan…

SELENGKAPNYA
Mendukung masyarakat dalam membangun solusi inovatif untuk menjawab tantangan pembangunan di Indonesia

Mendukung masyarakat dalam membangun solusi inovatif untuk menjawab tantangan pembangunan di Indonesia

Mei 19, 2016

KOMPAK memberikan penghargaan kepada SMASH (Sistem Online Management Sampah) sebagai salah satu dari enam pemenang…

SELENGKAPNYA
Kompetisi Inovator Muda Sedang Berlangsung!

Kompetisi Inovator Muda Sedang Berlangsung!

April 05, 2016

Kompetisi Inovator Muda secara resmi dibuka. Kompetisi ini bertujuan untuk memberikan peluang bagi anak muda…

SELENGKAPNYA